Luthfie menegaskan, penyidik masih mengumpulkan hasil pemeriksaan yang diperlukan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
“Kami masih menunggu hasil dari Peksos atau kementerian dalam hal ini Lapsos (Lembaga Perlindungan Anak Sosial), termasuk juga masih menunggu hasil pemeriksaan psikologi dari Bidlabfor Polda Jawa Timur,” jelas Luthfie.
Kasus ini menjadi sorotan usai ayah korban, Abdul Wahid, mengungkapkan bahwa anaknya, seorang penderita down syndrome yang masih berusia 10 tahun meninggal diduga jadi korban bullying.
Abdul Wahid menyebut bahwa saat ditemukan, anaknya dalam kondisi tersungkur jatuh dari kursi roda dengan lilitan tali sepatu di leher, serta diduga ada sabun colek di mulutnya.*)
Artikel Terkait
Antrean SPBU Bali Berangsur Normal, Cek Aturan Ganjil-Genap yang Berlaku hingga 19 Oktober
2.458 Penerbangan Terdampak Kabut Asap Karhutla, Ini Daerah yang Diwaspadai
BEI Ubah Batas ARB Jadi 7% hingga Akhir Tahun, Investor Wajib Tahu Efeknya
Forum Lintas Profesi Apresiasi dan Dukung Program Kapolda Sumut, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas