KEADILANNEWS.com | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak 5,65 persen ke level 5.278,888 pada perdagangan Selasa (20/10/2026). Penguatan berlangsung di tengah persiapan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan 80 saham berkepemilikan terkonsentrasi tinggi dari perhitungan indeks.
Berdasarkan data TradingView, IHSG naik 282,279 poin dari penutupan sebelumnya di level 4.996,609. Indeks dibuka pada 4.980,163 dan bergerak dalam rentang 4.980,163–5.278,888, sehingga penutupannya sekaligus menjadi posisi tertinggi hari itu.
“Ke depannya seluruh saham dalam HSC itu juga akan dikeluarkan dari perhitungan IHSG,” ujar Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik kepada wartawan.
HSC merupakan singkatan dari high shareholding concentration, yakni kategori saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi. Menurut Jeffrey, sebanyak 80 saham dalam kategori tersebut memiliki bobot sekitar 18 persen terhadap IHSG.
BEI menyiapkan perubahan itu untuk memberikan gambaran pergerakan indeks yang lebih wajar. Kebijakan tersebut menyangkut saham yang diperhitungkan dalam IHSG, sementara pencatatannya di bursa tetap dipertahankan.
Tetap Bisa Diperdagangkan
Pengeluaran saham HSC dari perhitungan IHSG tidak sama dengan penghapusan pencatatan atau delisting. Saham-saham tersebut tetap dapat diperjualbelikan, tetapi perubahan harganya tidak lagi memengaruhi IHSG setelah kebijakan diterapkan.
Artikel Terkait
Beda Penggugat dan Perkara, Allianz hingga Sequis Life Hadapi Gugatan di PN Jakarta Selatan
Investasi Asing Rp777,8 Triliun, Ungguli Modal Domestik hingga September 2026
Merangkai Asa dalam Asta Cita, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Pembiayaan dan Pemberdayaan Jutaan UMKM