Sementara itu, pengendara sepeda motor harus lebih waspada karena terpapar langsung oleh udara luar yang beracun. Penggunaan masker pelindung pernapasan yang rapat serta kacamata khusus sangat krusial untuk meminimalisir iritasi mata parah selama proses evakuasi.
Apabila kondisi titik api terlihat semakin mendekat dan jarak pandang sudah benar-benar tertutup total, hentikan perjalanan segera.
Pengemudi harus segera mencari tempat perlindungan yang jauh dari titik api serta semak belukar yang kering.
Hindari memarkir kendaraan di dekat padang rumput atau lahan gambut yang sangat mudah menyambar api dalam hitungan detik.
Pastikan kendaraan diletakkan di area terbuka yang keras seperti beton atau aspal bersih yang minim bahan mudah terbakar.
Jika memungkinkan untuk meninggalkan kendaraan demi keselamatan diri, lakukan evakuasi dengan berjalan kaki menjauhi arah tiupan angin.
Asap dan api biasanya bergerak mengikuti arah angin, sehingga bergerak menyamping adalah pilihan jalur evakuasi yang paling rasional.
Artikel Terkait
OTT Bupati Klaten: KPK Ungkap Fakta Tong Biru, Temuan Uang di Sejumlah Amplop, hingga Penetapan 3 Tersangka
IHSG Anjlok Tajam, Seberapa Jauh Efek Rambatannya ke Pasar Otomotif Domestik?
Manajer Kopdes Merah Putih Terima Gaji Perdana pada Akhir Oktober 2026, Bakal Disalurkan Lewat Agrinas Pangan