Baru 6 Hari Geely EX2 Gagal Pengisian Daya, Pemilik Layangkan Somasi

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:55 WIB
Mobil Liatrik Geely EX2 baru 6 hari bermasalah / foto Geely Auto Indonesia (Lie/Promedia)
Mobil Liatrik Geely EX2 baru 6 hari bermasalah / foto Geely Auto Indonesia (Lie/Promedia)

 

Pada hari ​Jumat (16/10/2026) teknisi pusat turun tangan melakukan rekalibrasi, pembaruan perangkat lunak (software update), hingga coding ulang. Hasilnya? Nihil.

 

​Diagnosis Akhir, baterai utama dinyatakan rusak dan harus diganti total. ​Hanya dalam kurun enam hari pemakaian, komponen paling vital pada kendaraan listrik tersebut sudah lumpuh. Bagi pemilik, ini jelas mengarah pada dugaan cacat bawaan produksi. 

 

Namun, alih-alih mengganti dengan unit baru sesuai permintaan konsumen, diler justru bersikukuh menempuh Prosedur Operasional Standar (SOP) perbaikan bertahap.

 

​Kondisi makin diperparah oleh ketiadaan solusi kompensasi yang nyata. Di saat cicilan terus berjalan tiap bulan, ia juga tidak mendapatkan fasilitas mobil pengganti. Merasa membeli mobil baru namun seolah memiliki kendaraan rekondisi, pemilik akhirnya mengambil langkah dengan melayangkan surat keluhan sekaligus Somasi Pertama pada Senin (19/10/2026).

 

​Dalam somasi tersebut, diler diberi batas waktu 3x24 jam untuk memberikan ganti rugi berupa unit baru yang setara atau pengembalian dana (refund) secara penuh. 

 

Utas yang diunggah pada Selasa (20/10/2026) hingga saat ini sudah mendapat 9 like lebih, dan 1000 komentar. Salag satu akun mendukung langkah yang diambil oleh pengunggah.

 

"Dirugikan bukan dari segi materil saja, tapobjuga waktu dan pikoran untuk case seperti ini" tulis akun @melin***.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X