Kabut Asap Karhutla Makin Meluas, 40 Penerbangan Batal hingga 25 Oktober

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Jumat, 23 Oktober 2026 | 15:21 WIB
Ilustrasi kabut asap yang menyelimuti kawasan bandara hingga mengganggu jarak pandang dan menyebabkan pembatalan penerbangan akibat karhutla. (Sumber: Magnific) (Lie/Pronedia)
Ilustrasi kabut asap yang menyelimuti kawasan bandara hingga mengganggu jarak pandang dan menyebabkan pembatalan penerbangan akibat karhutla. (Sumber: Magnific) (Lie/Pronedia)

 

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menegaskan keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam penyesuaian operasional.

 

“Penyesuaian jadwal pada penerbangan yang terdampak karhutla semata-mata dilakukan demi keselamatan. Selama jarak pandang belum memenuhi batas minimum operasional, penerbangan tidak akan dipaksakan,” ujar Lukman dalam keterangan resmi Kemenhub, Kamis, 22 Oktober 2026.

 

Penumpang Diminta Cek Status Penerbangan

 

Kabut asap dapat menurunkan jarak pandang di sekitar bandara sehingga mengganggu proses lepas landas dan pendaratan pesawat.

 

Dampaknya kini meluas ke Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua, hingga Nusa Tenggara Timur.

 

Kemenhub meminta pengelola bandara meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk menerapkan prosedur jarak pandang rendah bersama AirNav Indonesia dan BMKG.

 

Penumpang yang terdampak pembatalan diminta menghubungi maskapai untuk memperoleh informasi penjadwalan ulang atau pengembalian biaya tiket.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Raja Juli Bekukan 6 Perusahaan Karhutla,

Jumat, 23 Oktober 2026 | 11:28 WIB
X