Oleh karena itu, ia mengajak warganet untuk memviralkan utas mengenai mainan tersebut agar ada penindakan dari pihak terkait.
“Gerakkan jempol kalian, komentari, bagikan, dan viralkan ini agar ada langkah nyata untuk melindungi anak-anak, kita gak mau menebar ketakutan. Kita ingin mencegah korban,” tegasnya.
Sebelumnya, viral unggahan seorang guru yang menyita mainan suntikan dari para siswanya.
“Hasil razia suntikan, tajam ya. Ada jarumnya,” ujar perekam video dalam unggahan akun Threads @arigalangsa pada Senin, 19 Oktober 2026 lalu.
Saat ditanya dari mana mendapatkan mainan tersebut, anak-anak menjawab bahwa dijual bebas oleh penjual mainan di depan sekolah.
“Mohon ke pedagang agar bisa membantu kami orang tua atau guru agar tidak menjual kepada anak dibawah umur mainan yang kira-kira bisa menjadi bahaya,” imbuhnya.
Unggahan serupa juga dibagikan oleh akun Threads @dhantii_r97 yang menemukan mainan tersebut dimiliki oleh keponakanannya.
Artikel Terkait
Gandeng Promedia Group, Hana Bank Latih Relationship Manager Gali Informasi dan Susun Proposal Kredit
PD MABMI Kota Medan Jalin Kemitraan dengan Dinas Pendidikan, Bahas Pelestarian Seni dan Budaya Melayu
Mobil Baru Mitsubishi Pajero Resmi Meluncur, Harganya Tembus Rp1 Miliar!