"Jadi yang kami tangkap, selain 45.000 dolar AS sebagai visa haji percepatan, ada tambahan lagi 37.000 dolar AS atas 37 nama yang selanjutnya?" tanya jaksa.
"Yang belum keluar," jawab Khalid.
Khalid Konfirmasi Angka US$390 untuk Maktab
Selain pembayaran visa dan tambahan untuk 37 jamaah, persidangan juga membahas angka US$390 per jamaah untuk memperoleh maktab zona 1 atau zona biru.
Nominal tersebut setara dengan sekitar Rp6,15 juta per jamaah berdasarkan rata-rata kurs dolar AS pada 2024.
Saat ditanya mengenai angka US$390, Khalid sempat mengaku lupa. Jaksa kemudian membacakan kembali keterangannya terkait pembayaran untuk mendapatkan maktab tersebut.
"Lupa ya, baik. Nanti diingatkan. 'Adapun uang untuk mendapatkan maktab zona 1 zona biru, maka saya diminta untuk membayar floating maktab yang sudah menjadi bagian asosiasi Amphuri sebesar 390 per pax'?" tanya jaksa KPK.
Artikel Terkait
Masyarakat Dapatkan Jadwal Ukur Pasti dan PBT Terbit Cepat Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara Melaksanakan Monitoring, Evaluasi, Dan Pembinaan Kinerja Triwulan III
SOSIALISASI PERALIHAN TERINTEGRASI (PERINTIS) 10 HARI BERSAMA PERWAKILAN PPAT SE-PROVINSI SUMATERA UTARA