Pasokan diperkuat dengan 108 mobil tangki serta tambahan 16 armada untuk mempercepat pengiriman.
Pengisian juga dibatasi sementara maksimal 20 liter untuk kendaraan roda empat dan 3 liter untuk kendaraan roda dua. Pengaturan ganjil-genap diberlakukan pada 17–19 Oktober sesuai nomor polisi.
Pengerahan TNI membantu menjaga layanan tetap berjalan, tetapi penyelesaian masalah tetap bergantung pada kelancaran distribusi dan ketersediaan BBM.
Publik perlu memantau pengumuman resmi agar tidak terpancing kepanikan membeli bahan bakar secara berlebihan.*)
Artikel Terkait
Asap Karhutla Sampai Jakarta, BMKG Ungkap Wilayah yang Terdampak
Sholat Subuh Bersama Masyarakat, Kapolda Sumut Ajak Perkuat Persatuan dan Perangi Narkoba
KPK Ungkap Pengadaan HT untuk Karhutla Ikut Terseret Korupsi Dana BNPB
Rp2,08 Miliar Diduga Masuk Kantong Bupati Klaten, KPK Ungkap Ada Setoran Rutin dan Upah Pungut