"Oh iya itu berarti untuk maktab," jawab Khalid.
Jaksa kemudian kembali memastikan tiga nominal yang telah dibahas dalam persidangan, yakni US$4.500 untuk visa haji khusus percepatan, US$390 untuk maktab, serta US$37.000 sebagai pembayaran tambahan bagi 37 jamaah.
"4.500, 390, dan 37.000, betul ya?" tanya jaksa KPK lagi.
"Betul," jawab Khalid.
Sementara itu, pemilik PT Maktour, Fuad Hasan Masyhur, disebut masih berstatus sebagai saksi dalam perkara tersebut.***