Identitas edisi peringatan juga terlihat melalui emblem khusus bertuliskan 125 tahun pada bagian panel samping. Selain itu, terdapat garis pinstripe yang dilukis menggunakan tangan, memperkuat kesan pengerjaan detail pada motor tersebut.
Bagian tangki bahan bakar tetap menggunakan bentuk menyerupai tetesan air yang menjadi ciri khas keluarga Classic. Lampu depan dengan rumah bergaya nacelle turut dipertahankan agar karakter retro motor ini tidak kehilangan identitasnya.
Mesin 648 Cc Tetap Dipertahankan
Di balik tampilan spesialnya, Royal Enfield Classic 650 Hypershift masih menggunakan platform mesin dua silinder paralel berkapasitas 648 cc.
Berdasarkan spesifikasi resmi Royal Enfield, mesin tersebut menghasilkan tenaga 34,6 kW pada 7.250 rpm dan torsi maksimum 52,3 Nm pada 5.650 rpm.
Artinya, pembeda utama edisi peringatan ini berada pada desain dan kelangkaannya, bukan peningkatan performa mesin. Royal Enfield tetap mempertahankan karakter Classic 650 yang mengutamakan gaya berkendara santai dengan desain retro.
Untuk menunjang tampilannya, motor ini juga dibekali jok bergaya vintage berwarna cokelat dengan pola jahitan bertekstur. Detail tersebut menyatu dengan aksen emas dan lapisan cat khusus yang menjadi identitas utama edisi Hypershift.
Artikel Terkait
Apa Arti Simbol 3 Jari yang Sering Dipakai Massa Aksi Demonstrasi?
Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Viral Senggol Mahasiswa GMNI, Akui Bersikap Arogan
Antrean SPBU Bali Belum Usai? Ganjil Genap Diperpanjang hingga Jumat