Visi jangka panjang Hyundai dan Kia tidak berhenti pada otomatisasi lini produksi saat ini. Grup ini telah menetapkan cetak biru (roadmap) ambisius untuk menerapkan robot humanoid secara bertahap di seluruh fasilitas manufaktur yang baru dibangun.
Menggabungkan simulasi manufaktur virtual (virtual manufacturing) berbasis digital twin yang dipelopori di pabrik pusat Singapura dengan kecerdasan Polaris, Hyundai dan Kia siap memimpin standar baru industri otomotif dunia: ekosistem manufaktur otonom yang tak hanya lebih cepat dan presisi, tetapi juga adaptif terhadap perubahan lanskap kendaraan listrik dan mobilitas masa depan.*)
Artikel Terkait
Viral Ajudan Gubernur Kaltim Senggol Mahasiswa GMNI, Polda Turun Tangan
Proyek Jembatan 3,4 Miliar Rupiah Disorot, CV Pusaka Puser Jawa Diduga Lempar Tanggung Jawab
Tak Penuhi Panggilan KPK, Dirjen Imigrasi Benarkan Nusron Wahid ke Singapura dan Malaysia Lewat Batam