Bobot yang tergolong seimbang ini dipadukan dengan posisi berkendara khas NMAX yang fleksibel, memberi pengendara kemudahan dan kelincahan ekstra saat bermanuver cepat.
Spesifikasi Teknis dan Karakter Mesin
Kedua motor dibekali dapur pacu berteknologi tinggi dengan karakter penyaluran tenaga yang berbeda.
Honda PCX 160 menggendong mesin berkapasitas murni 156,9 cc, 1-silinder, SOHC, 4-katup, berpendingin cairan dengan teknologi eSP+. Mesin ini memiliki rasio kompresi tinggi mencapai 12,0 : 1. Tenaga maksimal yang dihasilkannya berada di angka 16 PS pada 8.500 rpm dengan torsi puncak 14,7 Nm pada 6.500 rpm.
Penyaluran tenaganya terasa sangat halus dari putaran bawah hingga menengah, memberikan rasa berkendara yang linear dan nyaman.
Sementara itu, Yamaha NMAX dibekali mesin berkapasitas murni 155 cc, 1-silinder, SOHC, 4-katup, berpendingin cairan berteknologi Blue Core serta dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA).
Mesin ini memiliki rasio kompresi 11,6 : 1, sanggup memproduksi tenaga maksimal 15,3 PS pada 8.000 rpm dan torsi puncak 13,9 Nm pada 6.500 rpm. Adanya teknologi VVA membuat dorongan tenaga NMAX terasa tetap berisi hingga putaran mesin atas.
Berdasarkan data pengujian standar resmi Worldwide Motorcycle Test Cycle (WMTC), Honda PCX 160 mencatatkan klaim konsumsi BBM mencapai 45 km/liter. Angka ini unggul tipis dibandingkan klaim Yamaha NMAX Series yang berada di kisaran 40 hingga 42 km/liter.
Artikel Terkait
Nasib Terduga Pelaku Bullying Anak Disabilitas hingga Tewas di Surabaya, Polisi: Tunggu Pemeriksaan Psikologi
Usai Lama Jalani Cuci Darah, Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Meninggal Dunia
Silaturahmi Ulama dan Umaro, OK Hatta Tekankan Pentingnya Menyelamatkan Generasi Muda.