KEADILANNEWS.com | Sejumlah laporan mengenai masalah teknis pada mobil listrik Jaecoo J5 EV muncul di Indonesia sepanjang 2026. Persoalan yang dilaporkan meliputi gangguan kelistrikan, sistem kontrol stabilitas atau ESC, kerusakan pada sistem pendingin baterai, hingga gangguan sensor Battery Management System (BMS) yang menjadi laporan terbaru pada Oktober 2026.
Setiap kasus memiliki kronologi dan tingkat pembuktian berbeda. Karena itu, laporan tersebut perlu dilihat berdasarkan gejala, hasil pemeriksaan yang tersedia, dan penjelasan produsen, tanpa menyimpulkan bahwa seluruh unit Jaecoo J5 EV mengalami masalah serupa.
Gangguan Kelistrikan pada Maret 2026
Salah satu laporan muncul pada Maret 2026, ketika seorang pemilik mengeluhkan Jaecoo J5 EV miliknya tidak dapat dinyalakan dan mengalami gangguan sistem kelistrikan. Keluhan tersebut disampaikan melalui grup Facebook komunitas Jaecoo J5 EV Indonesia pada 23 Maret 2026.
Menanggapi laporan itu, Jaecoo Indonesia memberikan keterangan resmi pada 26 Maret 2026. Perusahaan menjelaskan bahwa kendaraan telah diperiksa dan ditangani. Jaecoo juga menerangkan bahwa kondisi aki 12 volt dapat memengaruhi aktivasi sistem kelistrikan utama kendaraan.
Gangguan tersebut perlu diperhatikan karena kendaraan yang tidak dapat dioperasikan berpotensi menimbulkan risiko apabila terjadi di lokasi yang tidak aman.
Namun, laporan yang tersedia tidak membuktikan bahwa kendaraan kehilangan tenaga ketika sedang melaju atau mengalami kegagalan sistem keselamatan saat digunakan di jalan.
Artikel Terkait
Produk Belum Bersertifikat Halal Bisa Kena Denda hingga Rp2 Miliar, Ini Aturannya -
Cukup Modal HP! Ini 2 Aplikasi Membuat Video Menarik yang Bikin Kontenmu Layak Tayang, Nomor 1 Ada CapCut
Bukan Cuma Antrean Panjang, Video I Wayan Koster Beradu Mulut dengan Petugas SPBU di Bali Ikut Bikin Heboh