2. Putaran Extra Fan Mulai Lemah atau Mati
Extra fan bertugas membantu mendinginkan kondensor dan radiator saat kendaraan berada di tengah kemacetan atau berhenti di bawah terik matahari.
Berdasarkan panduan servis resmi Suzuki, jika motor extra fan mati atau putarannya melemah, proses penurunan suhu refrigerant tidak dapat berjalan. Akibatnya, tekanan pada sistem pendingin melonjak drastis dan udara yang dihembuskan blower ke dalam kabin berubah menjadi hangat.
3. Filter Kabin (Cabin Air Filter) Tersumbat
Filter kabin berfungsi menyaring debu agar udara yang masuk ke dalam kabin tetap bersih dan higienis. Namun, komponen ini memiliki batas usia pakai dan perlu dibersihkan atau diganti secara berkala.
Situs resmi Suzuki menyebutkan bahwa penumpukan debu pada filter akan menyumbat sirkulasi udara dari blower ke evaporator. Di siang hari yang panas, hembusan angin yang lemah akibat tersumbat ini membuat pendinginan terasa sangat lambat dan kurang merata.
4. Kebocoran Halus pada Jalur Refrigerant (Freon)
Banyak pengguna mengira freon akan habis dengan sendirinya seiring pemakaian. Padahal, sistem AC merupakan jalur sirkulasi tertutup.
Ulasan teknis Suzuki menegaskan bahwa jika volume refrigerant berkurang, dipastikan terjadi kebocoran halus pada selang, seal, atau sambungan pipa. Saat siang hari, beban kerja sistem pendingin meningkat tajam.