Membaca Manuver Haji Isam: Tambah Target Saham BYAN, Gadai Kepemilikan JAR

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:11 WIB
Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam (Ilustrasi AI oleh Hallo.id) (Lie/Promedia)
Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam (Ilustrasi AI oleh Hallo.id) (Lie/Promedia)

 

KEADILANNEWS.com— Pengusaha Haji Isam memperbesar porsi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang dibidik melalui PT Jhonlin Baratama. Di tengah rencana tersebut, pengendali PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menjaminkan miliaran sahamnya kepada Bank Mandiri.

 

Berdasarkan keterbukaan informasi JARR tertanggal 7 Oktober 2026, penandatanganan akta gadai saham berlangsung pada 30 September 2026. Laporan bernomor 096/EXT-CORSEC/JARR/X/2026 itu disampaikan oleh Direktur JARR Temmy Iskandar.

 

Pengumuman tersebut menambah perkembangan aksi bisnis dalam kelompok usaha Haji Isam. Sebelumnya, porsi saham BYAN yang direncanakan untuk dibeli melalui Jhonlin Baratama meningkat dari sekitar 30 persen menjadi 30,25 persen.

 

Rencana pembelian saham BYAN melibatkan Low Tuck Kwong dan Elaine Low sebagai penjual. Bloomberg Technoz pada 7 Oktober 2026 melaporkan bahwa para pihak telah mengubah perjanjian jual beli saham bersyarat yang sebelumnya mencakup 10.000.000.500 saham.

 

Setelah perubahan, jumlah saham yang akan dialihkan menjadi 10.084.088.370 saham. Penambahan 84.087.870 saham tersebut membawa porsi yang dibidik menjadi sekitar 30,25 persen.

 

Dalam laporan tersebut, pelaksanaan dan penyelesaian transaksi masih bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan.

 

Sementara itu, rincian gadai saham JARR dengan merujuk keterbukaan informasi menyebutkan PT Eshan Agro Sentosa menjaminkan 7.997.556.204 saham kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Terkini

X