Honda EM1 e Rp40 Juta, Cuma 45 Km/Jam: Blunder Honda di Pasar Motor Listrik?

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Sabtu, 3 Oktober 2026 | 10:16 WIB
Honda EM1 e merupakan motor listrik Honda yang memiliki kecepatan maksimal 45 km/jam dan jarak tempuh tersertifikasi 41,1 kilometer. (Astra Honda)
Honda EM1 e merupakan motor listrik Honda yang memiliki kecepatan maksimal 45 km/jam dan jarak tempuh tersertifikasi 41,1 kilometer. (Astra Honda)

KEADILANNEWS.com |  Honda EM1 e menjadi salah satu motor listrik paling kontroversial dari Honda di Indonesia. Bagaimana tidak, motor listrik ini kini dibanderol mulai Rp40 juta, tetapi kecepatan maksimalnya hanya 45 km/jam dengan jarak tempuh tersertifikasi 41,1 kilometer.

 

Harga tersebut bahkan sudah masuk wilayah skutik bermesin bensin Honda kelas 150–160 cc. Di situs resmi Astra Honda Motor, PCX160 dipasarkan mulai Rp35 juta, sedangkan Vario Evo 160 mulai Rp28,525 juta. Artinya, EM1 e justru lebih mahal daripada PCX160.

 

Di sinilah muncul pertanyaan: apakah Honda EM1 e merupakan blunder terbesar pabrikan Jepang di pasar kendaraan listrik Indonesia? Secara objektif, pertanyaan tersebut muncul karena terdapat kesenjangan mencolok antara harga, performa, dan persepsi konsumen terhadap sebuah motor seharga Rp40 jutaan.

 

Astra Honda Motor sendiri menempatkan EM1 e sebagai kendaraan listrik untuk mobilitas perkotaan. Spesifikasi resminya mencatat kecepatan maksimal 45 km/jam dan certified range 41,1 kilometer. Honda juga menawarkan ICON e: dengan harga mulai Rp28 juta, kecepatan 55 km/jam, dan jarak tempuh tersertifikasi 53 kilometer. 

 

Perbandingan tersebut membuat posisi EM1 e semakin menarik. Honda EM1 e lebih mahal Rp12 juta dibanding ICON e:, tetapi memiliki kecepatan maksimal dan jarak tempuh yang lebih rendah. Sementara CUV e: yang berada di atasnya dibanderol mulai Rp54,45 juta dengan kecepatan maksimal 83 km/jam dan jarak tempuh tersertifikasi 80,7 kilometer.

 

Dari sisi performa, EM1 e menggunakan motor listrik dengan daya maksimum 1,7 kW. Baterainya menggunakan Honda Mobile Power Pack e: yang dapat dilepas dari kendaraan. Pengisian dari kondisi 0 hingga 100 persen membutuhkan sekitar enam jam, sedangkan pengisian 25 hingga 75 persen membutuhkan sekitar 160 menit.

 

Masalahnya, angka 45 km/jam membuat EM1 e berada pada karakter penggunaan yang sangat terbatas. Motor ini memang dirancang untuk mobilitas perkotaan, tetapi konsumen yang mengeluarkan Rp40 juta bisa membandingkannya dengan motor konvensional yang menawarkan kecepatan, jarak tempuh, dan infrastruktur pengisian yang jauh berbeda.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Terkini

X