Malaysia di Kelas Lebih Tinggi, Reformasi Bursa Indonesia Masih Dicermati FTSE

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Rabu, 7 Oktober 2026 | 11:30 WIB
Caption: Satu kegiatan di lantai Bursa Efek Indonesia. Vietnam kini sejajar dengan Indonesia dalam klasifikasi pasar saham FTSE Russell setelah naik dari kategori. (IDX)
Caption: Satu kegiatan di lantai Bursa Efek Indonesia. Vietnam kini sejajar dengan Indonesia dalam klasifikasi pasar saham FTSE Russell setelah naik dari kategori. (IDX)

 

“Status Indonesia sebagai pasar Secondary Emerging tetap tidak berubah,” tulis FTSE Russell dalam laporan tersebut.

 

Reformasi Indonesia Masih Dicermati

 

Di tengah perbedaan kategori dengan Malaysia dan Singapura, Indonesia masih menghadapi evaluasi atas efektivitas reformasi pasar modalnya.

 

“FTSE Russell terus memantau secara saksama reformasi integritas pasar modal di Indonesia,” tulis FTSE Russell dalam laporan itu.

 

FTSE Russell mencatat Indonesia telah menerapkan berbagai langkah reformasi, termasuk peningkatan keterbukaan informasi pemegang saham, perluasan kategori klasifikasi investor, ketentuan minimum saham beredar di publik atau free float, serta penguatan perangkat pengawasan pasar.

 

Langkah-langkah tersebut ditujukan untuk menjawab kekhawatiran yang sebelumnya diidentifikasi mengenai transparansi data dan kemampuan investor mereplikasi indeks.

 

FTSE Russell akan terus memantau pelaksanaan serta efektivitas reformasi tersebut. Masukan dari pelaku pasar juga menjadi bagian dari penilaiannya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Terkini

X