“Kejadiannya bahwa si anak sebelum ditinggal summit dalam keadaan tidur dan dititipkan ke temannya yang tendanya bersebelahan,” tulis pemilik akun.
“Ternyata saat si anak terbangun sampai nangis, temannya ketiduran hingga akhirnya sang anak ditolong oleh pendaki yang ada di video yang lagi viral tersebut,” lanjutnya.
Masih dari unggahan yang sama, pihaknya menyampaikan bahwa orang tua balita tersebut juga meminta agar video anaknya segera dihapus.
“Dengan kejadian ini atas nama orang tua memohon maaf dan meminta untuk video anaknya segera di-takedown atau hapus. Terima kasih,” tulisnya lagi.
Sebelumnya, sebuah video viral diunggah oleh akun TikTok @alifs827 saat ia dan rekannya bertemu dengan balita tersebut menangis di dalam tenda.
Ketika kembali ke tenda, sang ayah mengungkapkan bahwa tak menyangka jarak summit jauh dari tenda.
“Tadi sudah prepare, kita panik di sana, maksudnya dikira deket ternyata jauh. Makanya saya langsung pulang duluan,” ucapnya dalam video tersebut.*)