Namun, menurutnya, penanganan kebakaran tidak hanya bergantung pada ketersediaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan jumlah personel.
Distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta kendala teknis lainnya juga perlu diperhitungkan agar bantuan yang diberikan dapat beroperasi secara efektif.
Dudung menyebut penetapan status bencana nasional dapat membuka peluang bantuan internasional yang lebih luas.
“Ya, sementara kita masih sanggup, ya. Negara kita masih sanggup,” kata Dudung.
Pemerintah Klaim Penanganan Dilakukan Maksimal
Dudung mengatakan penanganan karhutla telah melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, petugas pemerintah daerah, hingga masyarakat.
Pemerintah juga mengerahkan berbagai peralatan dan memanfaatkan teknologi modifikasi cuaca untuk mendukung upaya penanganan.
Meski demikian, karhutla masih menjadi persoalan yang membutuhkan koordinasi lintas instansi. Pemerintah menyatakan penanganan akan terus dilakukan untuk menekan dampak kebakaran di wilayah terdampak.
Artikel Terkait
Ducati dan Aprilia Bongkar Tantangan MotoGP 2027, Mesin 850cc Belum Tentu Lebih Lambat
Tunggakan Pajak Kendaraan Menumpuk? Cek Daerah yang Masih Gelar Pemutihan Oktober Ini
Pemkot Surabaya Ungkap Kondisi Terduga Pelaku Perundungan Anak Disabilitas hingga Meninggal: Sedang Pemeriksaan Psikologis di RSJ Menur