Jika penilaian tersebut terbukti dalam praktik, pebalap yang naik kelas pada musim 2027 berpotensi lebih mudah menyesuaikan diri. Meski begitu, mereka tetap harus menghadapi tenaga mesin yang lebih besar dan kompleksitas teknis motor kelas utama.
Maverick Vinales: Seperti Moto2 dengan Mesin Bertenaga
Maverick Vinales juga memberikan gambaran menarik setelah mencoba prototipe generasi baru. Ia menilai motor tersebut lebih mudah dikendarai dan tidak terlalu menguras fisik.
"Motor generasi berikutnya jauh lebih mudah dikendarai dan secara fisik juga tidak terlalu menguras tenaga. Saya menjajal beberapa putaran dan rasanya mudah. Saya menyelesaikan 11 putaran berturut-turut tanpa merasa kelelahan," ujar Vinales.
Ia kemudian menggambarkan karakter motor tersebut dengan perbandingan yang cukup mencolok.
"Rasanya seperti mengendarai Moto2 dengan mesin yang bertenaga. Rasanya sangat menyenangkan," katanya.
Pernyataan itu menggambarkan kesan awal Vinales terhadap prototipe baru, bukan berarti motor MotoGP 2027 memiliki performa yang sama dengan motor Moto2.