Ezra menyebut hasil visum et repertum serta pemeriksaan psikologi forensik terhadap ANW menjadi bagian yang masih ditunggu dalam proses hukum kasus tersebut.
“Jadi kami juga masih menunggu. Jadi kemungkinan mungkin akhir Oktober ada panggilan lagi yang dari visum tadi,” kata Ezra.
Selain menjalani pemeriksaan, Betrand juga mengungkap persoalan lain yang muncul selama kasus tersebut bergulir.
Ia mengaku akun surat elektronik miliknya diretas oleh orang yang tidak dikenal.
Menurut Betrand, sebuah video lama ketika dirinya berkumpul bersama teman-temannya kemudian beredar di media sosial.
Anak dari Ruben Onsu ini menduga video tersebut diperoleh dari akun surel yang terhubung dengan ponselnya.
“Itu video lama yang digabung dengan video lain. Waktu itu aku sama teman-temanku dari Timor main bola bareng, terus makan papeda,” jelas Betrand kepada awak media Kamis, (8/10/2026).