• Selasa, 13 Oktober 2026

Gonta-ganti Merek Oli Mesin Motor, Aman atau Justru Berbahaya?

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Senin, 12 Oktober 2026 | 10:54 WIB
Sering Ganti Merek Oli Motor, Apakah Bisa Merusak Mesin?/foto NKRI24JAM (Lie/Promedia)
Sering Ganti Merek Oli Motor, Apakah Bisa Merusak Mesin?/foto NKRI24JAM (Lie/Promedia)

 

Selain SAE, perhatikan standar kualitas API serta klasifikasi JASO untuk sepeda motor. JASO MA atau MA2 umumnya berkaitan dengan kebutuhan kopling basah, sedangkan JASO MB lazim digunakan pada skuter dengan sistem kopling kering. Pemilihannya tetap harus mengikuti buku manual kendaraan.

 

Apakah Boleh Berpindah Merek Oli?

 

Berpindah dari satu merek oli ke merek lain saat penggantian berkala pada dasarnya dapat dilakukan selama produk pengganti memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan pabrikan. 

 

Artinya, pemilik motor tidak harus selalu menggunakan merek yang sama jika tersedia alternatif dengan spesifikasi yang sesuai.

 

Namun, kondisi tersebut berbeda dengan mencampurkan dua jenis oli sekaligus di dalam mesin. Shell Indonesia mengingatkan bahwa perbedaan formulasi aditif dapat membuat hasil pencampuran sulit dipastikan. 

 

Oleh karena itu, mencampur oli berbeda merek sebaiknya dihindari jika tidak ada petunjuk yang memastikan kompatibilitasnya.

 

Jika ingin mencoba produk baru, cara yang lebih tepat adalah mengganti oli lama sesuai prosedur, kemudian mengisi pelumas baru dengan jumlah dan spesifikasi yang benar. 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Terkini

X