Haedar juga mengingatkan pihak-pihak yang menerima putusan agar tidak menunjukkan sikap seolah-olah paling benar.
Menurutnya, persoalan hukum dapat memiliki dimensi yang kompleks dan berkaitan dengan dinamika politik sehingga membutuhkan sikap yang tenang.
Ia menilai perbedaan pandangan terhadap putusan MK tidak seharusnya berkembang menjadi konflik berkepanjangan.
Masyarakat perlu menjaga ruang demokrasi agar perdebatan hukum tidak menghabiskan energi bangsa yang seharusnya dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan lain.
Haedar turut mengajak elite politik dan masyarakat melakukan introspeksi terhadap kondisi demokrasi dan penegakan hukum.
Evaluasi diperlukan untuk melihat kekurangan dalam sistem yang berjalan serta mencari cara memperbaikinya.
“Mana yang salah, mana yang kurang, mana yang lemah, dan kenapa kita menjadi sering seperti ini, sampai segala sesuatu masuk ke ranah hukum, ke Mahkamah Konstitusi,” ungkapnya.