Salah satu aspek penting dalam keselamatan berkendara adalah eyes-off-road time, yaitu waktu ketika mata pengemudi tidak tertuju pada jalan.
Semakin lama perhatian visual teralihkan, semakin besar peluang pengemudi terlambat mengenali perubahan kondisi lalu lintas, kendaraan yang mengerem mendadak, atau keberadaan pengguna jalan lainnya.
Penelitian AAA Foundation for Traffic Safety yang dipublikasikan pada September 2017 mengukur tuntutan visual dan kognitif ketika pengemudi melakukan sejumlah aktivitas melalui sistem infotainment.
Aktivitas yang diuji mencakup melakukan panggilan, mengirim pesan, mengatur audio, dan memasukkan tujuan navigasi.
Penelitian tersebut mencatat bahwa memasukkan tujuan navigasi membutuhkan waktu rata-rata sekitar 40 detik untuk diselesaikan.
Angka ini bukan berarti pengemudi terus-menerus memandang layar selama 40 detik, tetapi menunjukkan bahwa tugas tersebut dapat menyita perhatian selama proses pengerjaannya.
Pada kecepatan 40 km/jam, kendaraan dapat menempuh sekitar 444 meter dalam waktu 40 detik. Artinya, jika pengemudi melakukan pengaturan navigasi ketika mobil bergerak, proses tersebut berlangsung saat kendaraan terus melaju dan situasi jalan tetap berubah.
Karena itu, persoalannya bukan semata-mata apakah layar sentuh lebih berbahaya daripada semua tombol fisik. T