Saat uji jalan, perhatikan apakah perpindahan gigi berlangsung halus atau disertai hentakan dan keterlambatan respons. Jika muncul gejala tidak normal, mintalah bengkel memeriksa transmisi sebelum transaksi dilanjutkan.
3. Cek Kaki-Kaki dan Suspensi
Dengarkan bunyi dari kolong kendaraan saat melewati jalan tidak rata dengan kecepatan aman. Periksa pula kondisi ban, suspensi, dan kemudi untuk mengetahui kemungkinan kerusakan yang bisa menambah biaya perbaikan.
4. Periksa Riwayat Servis
Mintalah buku servis atau bukti perawatan sebelumnya. Pastikan penggantian oli dan filter dilakukan sesuai jadwal, serta periksa riwayat perawatan sistem bahan bakar dan turbocharger jika tersedia.
5. Waspadai Bekas Tabrakan dan Banjir
Perhatikan perbedaan warna cat, celah antarpanel, karat, bau apek, serta bekas lumpur di bagian tersembunyi. Jika ditemukan indikasi kerusakan struktural atau gangguan kelistrikan, gunakan jasa inspeksi profesional.
6. Pastikan Dokumen dan Pajak Lengkap
Cocokkan nomor rangka dan mesin dengan STNK serta BPKB.
Periksa juga status pajak dan biaya administrasi yang mungkin timbul agar tidak ada pengeluaran tak terduga setelah pembelian.