Lebih lanjut, Deni mengungkapkan bahwa mengingat keberagaman kerangka regulasi, struktur pasar, dan tingkat perkembangan keuangan di antara negara-negara G20, dalam kesempatan tersebut, Indonesia mengusulkan dilakukannya pemetaan (stock-taking exercise) pada tahap awal.
Menurutnya, pemetaan itu menjadi fondasi diskusi untuk menentukan prioritas bersama serta memfasilitasi kerja sama yang relevan bagi setiap negara.
Masih dari pertemuan yang sama, Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian sektor keuangan yang berhasil diraih di bawah kepemimpinan Presidensi G20 di bawah Amerika Serikat pada tahun ini.
Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk melanjutkan kerja sama dengan Inggris sebagai pemegang Presidensi G20 tahun 2027 serta seluruh negara anggota dalam memajukan agenda ekonomi dan keuangan global secara bersama-sama.***