“Saya melakukan tindakan tersebut secara spontan dan tanpa ada instruksi dari siapa pun,” tegasnya.
“Sekali lagi saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas semua tindakan saya yang terlalu berlebihan dan berjanji tidak akan mengulangi kembali,” tuturnya lagi.
Sementara itu, aksi arogan Asky terekam kamera saat massa berkumpul untuk membubarkan diri usai menjalankan aksi menyuarakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur.
Sekitar pukul 18.00 Wita, sejumlah mahasiswa masih berada di area masjid dan rombongan Rudy Mas’ud tiba untuk melaksanakan salat Maghrib.
Asky yang saat itu mengenakan kemeja putih diduga menepis ponsel milik mahasiswa dan diduga sengaja menyenggol seorang pria.
Gesture tersebut yang kemudian viral dan memantik amarah publik hingga meminta ART untuk melakukan klarifikasi.
Atas viralnya video tersebut, pihak Polda Kalimantan Timur pun sempat buka suara dan mengingatkan agar polisi tidak berlaku arogan kepada masyarakat.
Artikel Terkait
Unggahan dr Tirta soal Karhutla Disorot Ribuan Warganet, Ini Komentar Mereka
Wendy Cagur Soroti Pembatasan Media Sosial Usai Speak Up soal Karhutla
Apa Arti Simbol 3 Jari yang Sering Dipakai Massa Aksi Demonstrasi?