Emil juga mengungkapkan bahwa kondisi Munawi mulai menurun sekitar pukul 13.00 WIB dan terus memburuk.
“Kita mendoakan karena yang bersangkutan gugur dalam menjalankan tugas, melindungi warga dari potensi meluasnya kebakaran hutan,” imbuhnya.
Sementara itu, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni juga mengunggah ucapan belasungkawa atas wafatnya Munawi.
“Duka cita mendalam atas wafatnya salah seorang petugas dalam misi pemadaman kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru setelah dilakukan perawatan intensif,” tulis Raja Juli.
“Terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengorbanannya. Semoga Tuhan YME memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan dilimpahkan ketabahan dan kekuatan,” tambahnya.
Sebelumnya, kebakaran di kawasan Gunung Bromo tersebut sudah menelan 4 korban jiwa.
Keempat korban tersebut gugur setelah terjebak saat berupaya memadamkan api di kawasan Gunung Bromo, yakni Sukaris (55) dan Hendra Rony Wagiyanata (33), petugas Balai Besar TNBTS, serta Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19), relawan yang merupakan karyawan hotel di area tersebut.*)
Artikel Terkait
Waspada Macet Besok! Aksi di Sekitar Istana Negara Ada Pengalihan Arus Lalulintas
Alat dan Air Terbatas, Curhat Relawan Akui Kewalahan saat Padamkan Api Karhutla di Kutai Barat Kaltim
Pemerintah Siapkan Langkah Tegas, Mendagri Tito Singgung Perusahaan yang Terlibat Karhutla
Karhutla Jadi Perhatian Prabowo, Operasi Udara Dry Ice Diperluas hingga Libatkan Pesawat Hercules