1. Menyesuaikan Tingkat Kekentalan (Kode SAE) Sesuai Spesifikasi Mesin
Indeks kekentalan atau Society of Automotive Engineers (SAE) yang tertera pada kemasan oli wajib disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan.
Motor matic keluaran terbaru umumnya membutuhkan oli dengan tingkat kekentalan lebih encer (seperti SAE 10W-30) agar sirkulasi pelumas dapat menjangkau celah-celah mesin yang sangat sempit saat awal dinyalakan di pagi hari.
Mengutip artikel panduan edukasi dari Evalube, setiap oli motor yang ada di pasaran pada kemasannya terdapat kode SAE yang menunjukkan indeks kekentalan.
Pilih pelumas yang sesuai dengan tingkat kekentalannya di buku petunjuk service dan kondisi lingkungan pemakaian.
2. Memastikan Standar Sertifikasi Khusus Motor Matic (JASO MB)
Berbeda dengan sepeda motor bebek atau sport yang menggunakan sistem kopling basah, motor matic menerapkan sistem kopling kering yang terpisah dari ruang mesin.
Oleh karena itu, mesin matic memerlukan oli berstandar JASO MB (Japanese Automotive Standards Organization) yang mengandung formula aditif khusus dengan tingkat gesekan lebih rendah.
'Penggunaan oli spesifik dengan standar JASO MB serta viskositas sesuai spesifikasi pabrikan sangat penting guna meminimalkan gesekan internal mesin dan meningkatkan efisiensi bahan bakar secara maksimal untuk pemakaian harian," tulis Federal Oil.