Dalam unggahan tersebut, ia menjelaskan bahwa dirinya sebagai seorang pemimpin harus menunjukkan sikap tenang dan tidak panik.
“Yang saya maksud, dalam menghadapi situasi seperti ini, seorang pemimpin harus tetap tenang, jangan ikut panik, supaya bisa berpikir dan mengambil keputusan dengan baik,” tambahnya.
Di sisi lain, ia juga mengakui bahwa pemilihan katanya kurang tepat, sehingga memunculkan kontra di tengah masyarakat.
“Tapi saya akui, mungkin pilihan kata saya kurang tepat. Untuk itu saya mohon maaf. Yang jelas, saya tetap peduli dan kami di Pemerintah Kota Palembang akan terus bekerja untuk menangani persoalan ini dan melindungi masyarakat,” tegasnya.
Adapun dalam video yang beredar, Dewa menjawab pertanyaan tentang apakah dirinya merasa sesak napas dengan kondisi kabut asap saat ini.
“Kalau saya sebenarnya sampai sekarang tidak ya, karena mungkin saya enjoy-enjoy saja, terus aktivitas olahraga masih rutin. Tapi banyak yang mengeluh ke saya begitu,” ucap Dewa saat ditemui wartawan di Griya Agung Palembang pada Senin, 5 Oktober 2026 lalu.***