Di tengah tekanan harga saham, Telkomsel sebelumnya menegaskan bahwa investasinya di GOTO merupakan kemitraan jangka panjang.
“Pergerakan saham GOTO mencerminkan dinamika pasar dan tidak merepresentasikan manfaat strategis dari kemitraan tersebut,” ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan, dalam Public Expose Live pada 7 September 2026, dikutip dari ANTARA.
Daru menyatakan perusahaan akan mengevaluasi kinerja investasi dan realisasi sinergi secara disiplin. Keputusan investasi akan didasarkan pada kajian menyeluruh serta tata kelola perusahaan. Pernyataan tersebut disampaikan sebelum penurunan GOTO ke posisi Rp30 pada tangkapan perdagangan terbaru.
Perhitungan penurunan nilai saham belum memasukkan manfaat komersial dari kerja sama Telkomsel dan GOTO. Untuk menilai hasil investasi secara menyeluruh, manfaat tersebut perlu dihitung bersama perubahan nilai saham.
Namun, dari sisi harga pasar, selisihnya sudah besar: investasi dengan estimasi nilai perolehan sekitar Rp6,4 triliun kini bernilai sekitar Rp711,6 miliar pada harga GOTO Rp30 per saham.