Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh MS kepada Munir viral viral media sosial beberapa waktu lalu.
Munir menjadi korban pemukulan MS karena tak terima pihak sekolah menegur anaknya tak memakai kaus kaki.
Aksi pemukulan itu terjadi di lingkungan sekolah saat MS tiba-tiba mendatanginya karena anaknya diminta pulang mengambil kaus kaki.
Akibat tindakan tersebut, Munir mengalami luka di bagian hidung dan dalam foto yang beredar, terlihat mengalami pembengkakkan.
Adapun MS telah ditarik dari jabatannya sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil Glagah dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Subdenpom V/2-3 Lamongan.
Hal tersebut sesuai dengan tuntutan para guru yang sempat melakukan aksi solidaritas agar MS diadili dan diproses sesuai ketentuan hukum.*)
Artikel Terkait
PD MABMI Kota Medan Jalin Kemitraan dengan Dinas Pendidikan, Bahas Pelestarian Seni dan Budaya Melayu
Mobil Baru Mitsubishi Pajero Resmi Meluncur, Harganya Tembus Rp1 Miliar!
Lagi Marak Mainan Suntikan Lengkap dengan Jarumnya, Dokter Anak Ingatkan Potensi Bahaya: Risiko Mencederai