Sebaliknya, kondisi ekonomi yang dinilai belum stabil menjadi alasan paling banyak disampaikan oleh responden yang tidak puas.
Sebanyak 18,9 persen responden menyebut kondisi ekonomi yang belum stabil sebagai alasan ketidakpuasan. Berikutnya, 15,4 persen menilai harga kebutuhan pokok masih mahal.
Kemudian, 14,3 persen responden menilai bantuan pemerintah belum tepat sasaran.
Selain mengukur kepuasan terhadap kinerja pemerintah secara umum, Poltracking turut mengukur tingkat kepuasan personal terhadap Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Tingkat kepuasan personal terhadap Prabowo tercatat sebesar 52,3 persen, sedangkan 45,4 persen responden menyatakan tidak puas.
Sementara itu, tingkat kepuasan personal terhadap Gibran berada di angka 50,9 persen.
Adapun 44,7 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja personal Wakil Presiden tersebut.*)