“Saat ini BGN hanya fokus untuk membuka dapur di wilayah 3T dengan angka stunting tinggi dan sangat tinggi. Kami juga tidak pernah meminta sepeser uang pun kepada calon mitra BGN untuk melakukan proses pembukaan dapur,” jelasnya.
Saking maraknya modus penawaran buka dapur dengan kilat itu,Tysa mengungkapkan bahwa BGN sudah menempuh ke jalur hukum untuk pengusutan.
“Peristiwa penipuan ini pun sudah ditindaklanjuti oleh aparat berwenang,” tegasnya.
Adapun dalam keterangan tersebut, Tysa turut membagikan foto diduga proses tindak penipuan mengatasnamakan BGN.
Foto tersebut menunjukkan sejumlah orang mengenakan seragam biru BGN lengkap dengan atributnya mendatangi sebuah SPPG.
“Oleh karena itu harus selalu waspada dengan modus penipuan yang mengatasnamakan BGN,” pungkasnya.*)
Artikel Terkait
Hotel Mandalika Full 100 Persen! MotoGP 2026 Datangkan 157.875 Ribu Penonton, Dampak Ekonomi Capai Rp5 Triliun
Wajib Halal Mulai 18 Oktober 2026, UMK Perlu Cek Produk yang Belum Bersertifikat
Terduga Penyerang Bus Persib di Batang Positif Sabu dan Ganja, Polisi Amankan Bong