Respons pengguna media sosial pun beragam. Sejumlah warganet mengapresiasi penggunaan bahasa lokal oleh akun resmi kejuaraan balap motor dunia tersebut.
Namun, tidak sedikit pula yang justru penasaran dengan sosok pengelola akun atau admin yang dianggap memahami gaya komunikasi khas masyarakat Indonesia.
“Ini admin lokal MotoGP,” tulis seorang pengguna media sosial dalam komentarnya.
Komentar lain menyebut admin akun tersebut sudah semakin akrab dengan budaya Indonesia. Ada pula warganet yang menilai MotoGP memiliki cara tersendiri untuk menarik perhatian penggemarnya di Tanah Air.
“Memang paling bisa MotoGP ambil hati orang Indonesia,” tulis pengguna lainnya.
Reaksi tersebut memperlihatkan bahwa konten olahraga tidak selalu harus berisi informasi seputar hasil balapan, klasemen pembalap, atau perkembangan tim.
Konten ringan yang memanfaatkan bahasa dan budaya lokal juga bisa menjadi sarana untuk membangun interaksi dengan penggemar.
Indonesia sendiri memiliki basis penggemar MotoGP yang besar. Kehadiran Sirkuit Mandalika sebagai tuan rumah balapan dunia turut memperkuat hubungan antara kompetisi tersebut dan masyarakat Indonesia.
Artikel Terkait
TPG Guru Honorer Ditargetkan Cair Pekan Depan, Ini Syarat agar Dana Masuk Rekening
Detik-Detik Suzuki Jimny Klasik Hangus di PIM
Pelaku UMK Jual Produk Lokal di E-Commerce Dapat Diskon Biaya 50 Persen, Begini Cara Daftarnya