KEADILANNEWS.com | Bagi para pengguna motor matik (skutik), rutinitas perawatan berkala biasanya hanya berfokus pada penggantian oli mesin (engine oil). Padahal, ada satu komponen pelumas lain yang sama krusialnya namun sering kali luput dari perhatian: oli gardan atau oli transmisi otomatis.
Banyak pengendara motor matik yang baru mengganti oli gardan ketika kendaraannya sudah mulai "masuk angin" atau muncul suara-suara aneh di bagian belakang.
"mengabaikan penggantian oli gardan dalam jangka panjang bisa berakibat fatal pada komponen transmisi dan merusak performa mesin secara keseluruhan," tulis Astra Honda Motor (AHM) di laman resminya yang diakses Rabu (14/10/2026).
Peran Krusial Oli Gardan dan Rekomendasi Pabrikan
Oli gardan berfungsi melumasi komponen roda gigi (gear) di dalam kotak transmisi belakang agar perputarannya tetap halus, minim gesekan, dan tidak cepat aus.
Berbeda dengan oli mesin yang bekerja di ruang bakar bersuhu tinggi dan harus diganti setiap 2.000 hingga 3.000 kilometer, oli gardan memiliki masa pakai yang lebih panjang.
Berdasarkan panduan perawatan resmi dari AHM, penggantian oli gardan skutik umumnya dianjurkan setiap 8.000 kilometer sekali atau setiap kelipatan dua kali penggantian oli mesin (sekitar 6 hingga 8 bulan sekali pemakaian normal).
Artikel Terkait
Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti
Langit Menguning di Palangka Raya, BNPB Sebut Area Terbakar Paling Luas di Kalimantan Tengah
BBM Bali Belum Normal, SPBU Pengosekan Masih Tunggu Pasokan