Ia juga menyinggung sosok Hoegeng Iman Santoso sebagai gambaran kepemimpinan kepolisian yang dekat dengan nilai kejujuran dan keberpihakan kepada masyarakat.
Bagi Yuddy, integritas seorang anggota Polri dapat tercermin dari sikap menolak praktik suap dan tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan pribadi. Prinsip tersebut dinilai perlu dimulai dari pucuk pimpinan.
Dengan demikian, menurut Yuddy, perubahan struktur menjadi salah satu bagian dari reformasi internal. Tantangan berikutnya adalah memastikan perubahan tersebut menghasilkan peningkatan profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.***