Pada hewan ternak, infeksi dapat menimbulkan demam, diare, lesu, serta penurunan produksi susu pada sapi.
Otoritas Prancis menyatakan belum ada risiko kesehatan yang teridentifikasi bagi masyarakat umum berdasarkan pengetahuan yang tersedia saat ini.
Pemerintah Prancis telah memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC), sementara penyelidikan masih berlanjut.(K.01)
Artikel Terkait
Ini Daftar 6 Perusahaan Karhutla yang Izinnya Dibekukan Kementerian Kehutanan
Prabowo Ancam Perusahaan Asing Pelaku Karhutla, Ada yang Diduga Melanggar 19 Kali
Emisi Karbon Karhutla Papua Tembus 35 Juta Ton, Tertinggi Ketiga dalam Sejarah