1.200 Orang Ditangkap dalam Kerusuhan Prancis, Apa Pemicu Demonstrasi?

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:08 WIB
Patung Marianne dipenuhi demonstran di tengah aksi protes di Prancis. (Foto: Threads/@rizalhakimm_punyer) (Lie/Promedia)
Patung Marianne dipenuhi demonstran di tengah aksi protes di Prancis. (Foto: Threads/@rizalhakimm_punyer) (Lie/Promedia)

 

Bentrokan Terjadi di Sejumlah Kota

 

Menurut laporan media lokal seperti Le Monde, kerusuhan tidak hanya terjadi di Paris, tetapi juga dilaporkan di sejumlah kota lain, termasuk Lyon, Marseille, dan Bordeaux.

 

Di beberapa lokasi, aparat menggunakan gas air mata untuk membubarkan kelompok yang melempar benda ke arah petugas. Perusakan fasilitas umum dan penjarahan toko turut dilaporkan selama rangkaian aksi.

 

Perdana Menteri Kecam Kekerasan

 

Perdana Menteri Prancis Sébastien Lecornu mengecam aksi perusakan dan penjarahan yang terjadi selama demonstrasi.

 

Ia menegaskan bahwa penyampaian aspirasi secara damai harus dibedakan dari tindakan kekerasan.

 

Dalam pernyataan yang dikutip media Prancis, Lecornu menyampaikan, “Demonstrasi damai memiliki tempat yang semestinya di republik kita. Pembakaran, penjarahan, dan serangan sama sekali tidak memiliki tempat.”

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Sumber: instagram.com/ditsmp.kemendikdasmen, Radar Banten

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X