Demo Prancis Berujung Penjarahan Toko, Merek Mewah hingga Apple Ikut Disorot

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:28 WIB
Momen penjarahan sejumlah toko di tengah kerusuhan demonstrasi di Prancis pada Sabtu, 17 Oktober 2026. (Threads/@seen_media.pk) (Lie/Promedia)
Momen penjarahan sejumlah toko di tengah kerusuhan demonstrasi di Prancis pada Sabtu, 17 Oktober 2026. (Threads/@seen_media.pk) (Lie/Promedia)

Kekerasan dan perusakan fasilitas publik juga menjadi persoalan terpisah dari aspirasi sosial yang dibawa peserta aksi.

 

Biaya Hidup dan Pendidikan Jadi Pemicu Demonstrasi

 

Demonstrasi pada Sabtu, 17 Oktober 2026, berkaitan dengan meningkatnya biaya hidup, kondisi sekolah, dan pendanaan pendidikan.

 

Aksi tersebut melibatkan pelajar, mahasiswa, serikat pekerja, serta kelompok masyarakat yang mempersoalkan kondisi ekonomi dan layanan publik.

 

Menurut laporan Le Monde, jumlah peserta demonstrasi diperkirakan mencapai 550.000 hingga 800.000 orang di seluruh Prancis.

 

Angka tersebut berbeda antara perkiraan pemerintah dan klaim pihak penyelenggara aksi.

 

Meski banyak peserta menyampaikan tuntutan melalui pawai, sejumlah kelompok terlibat bentrokan dan perusakan di beberapa kota.

 

Di Paris, kerusuhan juga disertai upaya penjarahan toko dan perusakan etalase di kawasan komersial.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X