Demo Prancis Berujung Penjarahan Toko, Merek Mewah hingga Apple Ikut Disorot

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:28 WIB
Momen penjarahan sejumlah toko di tengah kerusuhan demonstrasi di Prancis pada Sabtu, 17 Oktober 2026. (Threads/@seen_media.pk) (Lie/Promedia)
Momen penjarahan sejumlah toko di tengah kerusuhan demonstrasi di Prancis pada Sabtu, 17 Oktober 2026. (Threads/@seen_media.pk) (Lie/Promedia)

 

Laporan langsung Le Monde pada Sabtu, 17 Oktober 2026, menggambarkan situasi yang berbeda-beda di setiap kota.

 

Sebagian demonstrasi berlangsung damai, tetapi sejumlah lokasi mengalami bentrokan dengan aparat dan kerusakan fasilitas umum.

 

Kerusuhan tersebut membuat pemerintah Prancis menyoroti tindakan kelompok yang melakukan kekerasan di tengah aksi demonstrasi.

 

Menteri Pendidikan Nasional Prancis, Édouard Geffray, turut memberikan tanggapan melalui pernyataan yang diunggah di media sosial X.

 

Seperti diberitakan Le Monde, Geffray menilai kekerasan telah mengganggu penyampaian aspirasi para demonstran.

 

“Sekali lagi, suara mereka yang berdemonstrasi untuk menyampaikan berbagai tuntutan telah dibungkam oleh kekerasan yang sama sekali tidak terkendali terhadap institusi,” tulisnya pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

 

Pernyataan tersebut menyoroti dampak kerusuhan terhadap masyarakat yang mengikuti demonstrasi untuk menyampaikan tuntutan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X