Saat itu, insiden patah atau lepasnya komponen as roda belakang pada model Chery Omoda 5 sempat menjadi viral dan memicu kekhawatiran luas mengenai standar kendali mutu pabrikan.
Sebagai respons atas insiden di masa lalu, pihak Chery Auto Malaysia sebelumnya pernah mengonfirmasi bahwa masalah tersebut bersumber dari kesalahan kalibrasi pada mesin las otomatis (automatic welding equipment) milik vendor komponen yang berdampak pada batch produksi tertentu (khususnya unit buatan Agustus 2023).
Tindakan cepat berupa program penarikan kembali (recall) serta pemeriksaan gratis terhadap ratusan unit kendaraan sempat dilakukan demi memulihkan kepercayaan konsumen.
Belum Ada Tanggapan Resmi Terbaru
Hingga berita ini diturunkan, insiden terlepasnya as roda belakang pada 6 Oktober 2026 ini kembali memicu kritik pedas dari sebagian warganet dan pengamat otomotif lokal terkait keandalan jangka panjang kendaraan impor.
Berbagai portal media seperti AsiaOne dan BitAuto Malaysia menyatakan telah berupaya menghubungi pihak manajemen Chery Auto Malaysia untuk meminta konfirmasi resmi serta penjelasan lebih lanjut.
"Kendati demikian, pihak Chery Auto Malaysia terpantau belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden terbaru di Johor Bahru ini," tulis media lokal Malaysia tersebut.
Para konsumen dan publik otomotif di kawasan Asia Tenggara kini tengah menunggu investigasi lanjutan dari pihak pabrikan guna memastikan apakah insiden ini merupakan kasus terisolasi atau berkaitan dengan masalah teknis lain pada lini produksi mereka.***