Andrie menegaskan seluruh proses memasak harus mengikuti prosedur operasional standar dan dilakukan di dapur resmi untuk menjaga kualitas serta higienitas makanan.
Pengelola SPPG Kalijaga 5, Andi Rahmat Gea, sebelumnya menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan siap bertanggung jawab atas biaya penanganan korban hingga pulih.
Penyebab Keracunan Masih Menunggu Hasil Laboratorium
Meski pencopotan kepala SPPG telah dilaporkan, penyebab pasti dugaan keracunan belum dapat dipastikan sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
Seperti yang dikutip dari laman resmi DPRD Kota Cirebon pada Kamis, 22 Oktober 2026, Andrie menyatakan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan tersebut.
Sampel makanan telah diambil untuk diperiksa lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Cirebon, Yulian Septa Pratama, sebelumnya menyatakan operasional SPPG terkait telah dihentikan sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan.