KEADILANNEWS.com | Kepala SPPG Kalijaga 5 di Kota Cirebon dilaporkan dicopot setelah dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) menimpa ratusan siswa, guru, dan penerima manfaat lainnya.
Informasi pencopotan tersebut tercantum dalam kliping berita Pemerintah Kota Cirebon pada Jumat, 23 Oktober 2026, setelah insiden yang terjadi pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Selain pencopotan kepala SPPG, operasional dapur yang memasok makanan tersebut juga dihentikan sementara untuk mencegah kejadian serupa.
Pengolahan Telur Puyuh Jadi Sorotan
Kasus ini menjadi perhatian setelah sejumlah penerima MBG mengalami gejala seperti mual, muntah, dan diare usai menyantap makanan yang dibagikan.
Dalam inspeksi pada Rabu, 21 Oktober 2026, DPRD Kota Cirebon menyoroti dugaan pengolahan telur puyuh di luar dapur resmi SPPG.
“Kalau misalnya memang yang kemarin diduga dari telur puyuh yang katanya disiapkan di luar, ya tolonglah ini SOP-nya tolong kembali dijaga dan dikembalikan seperti SOP awal,” ujar Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio.
Artikel Terkait
Prabowo Ancam Perusahaan Asing Pelaku Karhutla, Ada yang Diduga Melanggar 19 Kali
Emisi Karbon Karhutla Papua Tembus 35 Juta Ton, Tertinggi Ketiga dalam Sejarah
Virus Shamonda Pertama Kali Serang Manusia, Pasien di Prancis Meninggal Dunia