Selanjutnya, ikuti jadwal penggantian oli berdasarkan ketentuan pabrikan dan kondisi penggunaan kendaraan. Catat merek, tipe, serta jarak tempuh ketika oli diganti agar perawatan lebih teratur.
Kesimpulannya, sering berganti merek oli motor tidak otomatis menyebabkan kerusakan mesin. Hal terpenting adalah memilih pelumas sesuai spesifikasi kendaraan, tidak sembarangan mencampur produk, dan mengganti oli secara berkala.
Dengan langkah tersebut, pengendara dapat mencoba merek berbeda tanpa mengabaikan kebutuhan perlindungan mesin.*)