Koster menjelaskan, persoalan yang terjadi bukan semata-mata ketersediaan stok di depo, melainkan proses penyaluran BBM dari depo menuju SPBU.
Distribusi disebut belum mampu mengimbangi peningkatan jumlah warga yang datang untuk mengisi bahan bakar.
Pemerintah daerah bersama Pertamina pun berupaya mempercepat distribusi agar antrean di SPBU dapat segera terurai.
Koster sebelumnya juga menyatakan bahwa kondisi pasokan diharapkan kembali normal dalam waktu dekat.
Distribusi BBM Jadi Sorotan
Antrean panjang di SPBU membuat kelancaran distribusi menjadi perhatian warga.
Meski stok disebut mencukupi, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa ketersediaan BBM di depo belum otomatis membuat warga bisa mengisi bahan bakar dengan mudah.
Sejumlah langkah penanganan telah disiapkan, termasuk pengoperasian SPBU selama 24 jam di wilayah Denpasar dan Badung serta optimalisasi armada distribusi BBM.
Artikel Terkait
Langit Menguning di Palangka Raya, BNPB Sebut Area Terbakar Paling Luas di Kalimantan Tengah
BBM Bali Belum Normal, SPBU Pengosekan Masih Tunggu Pasokan
Jangan Cuma Oli Mesin! Ini Jadwal Wajib Ganti Oli Gardan Skutik Biar Nggak Jebol