Setelah mesin dingin, periksa volume cairan pendingin atau coolant melalui tabung reservoir sesuai petunjuk buku manual kendaraan.
Jika volumenya berada di bawah batas minimum, cairan pendingin mungkin berkurang akibat penguapan atau kebocoran. Namun, menambahkan cairan saja belum tentu menyelesaikan masalah.
Perhatikan pula kemungkinan adanya rembesan di sekitar radiator dan selang. Jika ditemukan kebocoran atau kondisi mesin tidak normal, sebaiknya minta bantuan mekanik.
4. Kenali Penyebab Mesin Overheat
Sejumlah penyebab mesin cepat panas antara lain radiator bocor atau tersumbat, cairan pendingin yang kurang, serta gangguan pada sistem pendinginan.
Kipas radiator yang tidak bekerja optimal dan termostat bermasalah juga dapat menghambat proses pelepasan panas mesin.
Karena penyebabnya beragam, pemeriksaan di bengkel diperlukan apabila temperatur kembali meningkat setelah kendaraan didinginkan.
5. Jangan Memaksakan Mobil Melanjutkan Perjalanan