Rumah Dinas TNI Jadi Markas Judol, KSAD Maruli Ungkap Bakal Tindak Tegas: Tidak Mungkin Dilindungi

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:52 WIB
KSAD Maruli Simanjuntak mengaku malu soal rumdin TNI di Cijantung jadi markas judol. (Instagram/sahabat.bm92 - X/murtadhaOne1) (Lie/Promedia)
KSAD Maruli Simanjuntak mengaku malu soal rumdin TNI di Cijantung jadi markas judol. (Instagram/sahabat.bm92 - X/murtadhaOne1) (Lie/Promedia)

 

JAKARTA | KEADILANNEWS.com- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengaku malu setelah rumah dinas TNI AD di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, digerebek karena diduga digunakan sebagai tempat operasional judi online (judol).

 

Maruli menyebut bahwa peristiwa tersebut telah mencoreng institusi TNI AD. 

 

“Ini justru hal yang sangat memalukan buat kami,” kata Maruli saat ditemui awak media di Markas Besar TNI AD, Jakarta Pusat pada Jumat, 9 Oktober 2026.

 

Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada prajurit yang terlibat dalam aktivitas judi online maupun penyalahgunaan fasilitas dinas.

 

Oleh karena itu, dugaan keterlibatan anggota TNI dalam penyewaan rumah dinas untuk kepentingan operasional judol menjadi persoalan serius yang akan ditindaklanjuti.

 

Dalam kesempatan yang sama, Maruli mengungkapkan bahwa penggerebekan dilakukan setelah warga sekitar menaruh curiga pada aktivitas tak wajar dari rumah tersebut.

 

Penggerebekan kemudian dilakukan pada Minggu, 4 Oktober 2026 dan videonya viral di media sosial.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Terkini

X