Sengatan Harga Baterai EV, Saat Biaya Perbaikan Mobil Listrik Tua Lampaui Harga Jual

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Senin, 5 Oktober 2026 | 18:27 WIB
Dilema Mobil Listrik Tua: Biaya Ganti Baterai Jauh Melampaui Harga Bekas Kendaraan / foto Promedia
Dilema Mobil Listrik Tua: Biaya Ganti Baterai Jauh Melampaui Harga Bekas Kendaraan / foto Promedia

Di pasaran otomotif saat ini (termasuk lini kendaraan populer seperti yang dicatat oleh pabrikan seperti Chery), biaya penggantian satu set baterai mobil listrik baru umumnya dibanderol pada kisaran fantastis antara Rp150 juta hingga Rp250 juta, bergantung pada kapasitas dan tipe kendaraannya.

 

Di sisi lain, hukum depresiasi pasar mobil bekas membuat harga jual kendaraan listrik berusia 6–8 tahun merosot tajam, sering kali berada di bawah kisaran angka penggantian baterai tersebut. 

 

Akibatnya, ketika baterai mengalami kerusakan permanen atau penurunan performa drastis di usia tua, pemilik dihadapkan pada situasi pelik: biaya untuk menghidupkan kembali mobil tersebut bisa lebih mahal daripada membeli unit mobil bekas yang sama.

 

Titik Terang dan Solusi Masa Depan

Kendati demikian, studi menunjukkan bahwa secara umum performa baterai setelah melewati jarak tempuh ratusan ribu kilometer sebenarnya masih cukup tangguh. 

 

Pabrikan seperti Chery sendiri terus mengandalkan teknologi seperti Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal memiliki stabilitas termal dan durabilitas tinggi untuk meminimalisir risiko kerusakan dini.

 

Namun, karena kapasitas daya yang besar tidak serta-merta membuat baterai kebal dari kegagalan modul individual, masa depan pasar mobil listrik sangat bergantung pada dua hal:

 

Inovasi Perbaikan Parsial: 

Perkembangan metode servis yang memungkinkan perbaikan baterai dilakukan per modul dengan biaya yang jauh lebih terjangkau, alih-alih harus mengganti satu unit gelondongan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Terkini

X