Kinerja rem di musim hujan cenderung lebih berat karena cipratan air dan lumpur membuat kampas serta piringan cakram kotor. Karakteristik bahan kampas rem juga lebih mudah mengembang saat basah.
Selalu bersihkan area sekitar kaliper dan piringan rem dari sisa lumpur. Periksa ketebalan kampas rem secara berkala, jika sudah tipis, segera lakukan penggantian demi menjaga pengereman tetap pakem di jalanan yang licin.
5. Cek Kondisi Busi dan Tutup Busi (Kop Busi)
Komponen kelistrikan merupakan bagian yang paling rentan mengalami gangguan ketika intensitas hujan tinggi.
Air yang merembes ke area mesin bagian atas dapat masuk ke celah kepala busi dan mengakibatkan mesin tersendat atau mogok.
Periksa kondisi karet penutup atau kop busi (cap plug). Pastikan posisinya terpasang rapat dan bagian dalamnya kering agar aliran listrik untuk proses pengapian mesin tidak terhambat.
6. Cek Tekanan Angin dan Kondisi Alur Ban
Kondisi jalanan yang basah menuntut cengkeraman ban yang sempurna. Tekanan angin ban yang tidak sesuai akan mengurangi kestabilan kendali kendaraan di jalanan licin.
Periksa tekanan angin ban secara rutin sesuai standar. Pastikan juga ketebalan kembangan (tapak) ban masih aman agar terhindar dari risiko hydroplaning (ban selip di atas genangan air).